LAGU KENANGAN….

Pasti kita pernah dalam suatu saat terbawa suasana oleh lagu lama yang pernah ngisi hidup… yang nemenin waktu di kamar kos, waktu di jalan entah mo kemana, yang nemenin waktu putus cinta,  waktu pacaran sama si ini ato si anu, waktu pas penat ngerjain skripsi, ato apalah..

Dan kalo lagu itu masih  tersimpan dalam hardisk ato flash disk coba deh dengerin lagi..ato kalo gak ada coba cari lagunya and download dari gudanglagu.com, dan rasakan lagi kenangan itu,  kalo lagunya kena di hati pasti bakal inget waktu itu sedang apa dan sama siapa…(halah..) , lumayan buat inget2 temen2 dan suasana yang udah lewat..

nah itu yang aku rasakan saat dengerin beberapa lagu lama yang udah terkubur lumayan lama, cassanova (funky kopral) lagu pertama yang dibawain di kampus bareng band NO RULUES  (boma, gustaf, rusdi, yogi kemana lu man???) , if your gone (matchbox 20) waktu lagi putus cinta ma anak ITN Malang, Bintang hidupku (BIP) waktu jadi pengangguran, JAP (Sheila on 7) waktu mo nembak cewek, till death do us apart (white lion) hah.. ini lama banget… waktu belajar gitar..di kos-an somenone,

nah saran ku coba deh dengerin lagi.. setidaknya buat mengenang  masa itu..

1 comment Juli 9, 2009

Stimulus = Still Mules..

Suatu saat di negeri antah berantah, hiduplah Papuk jana yang bosan dengan kehidupannya yang itu- itu saja. Pagi kerja, pulangnya malam demi untuk mencari sesuap nasi semangkok mutiara..(halah.. kegedean mau sih),

Semua itu dilakukan hanya untuk mendapatkan gaji tetap sekitar 2,5 juta  per bulan, yah lumayan untuk menghidupi anak istrinya.. (maksudnya bikin hidup walaupun akhirnya nanti ngalamin gizi buruk, yang penting kan hidup).. (lagi…)

1 comment Maret 19, 2009

Sudah Tepatkah Sistem Nilai Tukar Kita Saat Ini??

Kira-kira dua bulan yang lalu saat media massa masih ramai memberitakan tentang krisis finansial global yang telah menghampiri banyak negara di dunia, saya sebagai seseorang yang bekerja di institusi perbankan banyak sekali mendapatkan pertanyaan dari kawan dan tetangga lingkungan tempat tinggal. Terkadang pertanyaannya sesuatu yang sangat sederhana dan membuat saya lega karena tidak usah berfikir susah payah. Tapi tak jarang pula mereka mengajukan pertanyaan yang jauh diluar pengetahuan saya. Saya masih ingat salah satu diskusi yang cukup panjang dengan tetangga. Dia adalah seorang insinyur teknik sebagaimana saya. Di suatu obrolan sore dia mengatakan, “saya gak habis pikir, yang krisis negara orang tetapi kenapa kita selalu terkena imbasnya. Dulu saat kita krismon tahun 98 kan Rupiah anjlog terhadap Dollar Amerika, nah, sekarang negara Amerika yang lagi krisis, kok Rupiah bukannya menguat malah terus melemah seperti sekarang. (lagi…)

4 comments Maret 18, 2009

Korupsi….WASPADALAH!!??!!

Hari ini lumayan melelahkan, dari pagi sampai sore aku tenggelam dalam tugas-tugas kantor yang bertumpuk dan bertumpuk..

Harus diselesaikan satu satu neh..,  ha.. pertama masalah Gorontalo, hari ini risalah rapat dan catatan harus naik ke deputi Direktur, kemudian proses relayout lantai 4 dan 10, Catatan HPS harus sampai pada pejabat pemutus neh.  Libur panjang menyebabkan beberapa pekerjaanku tertunda, maklum beberapa pejabat di bagianku  mengambil cuti, dan sebagian lainnya dinas ke luar kota jadilah beberapa hal yang seharusnya terselesaikan minggu kemarin tertunda. belumlagi proses pengadaan lainnya yang mesti diselesaikan.., hayo.. KAMU BISA..(Bisa lemes, bisa letoy.. bisa ular.. lah..)

Halah kalo ngomongin kerjaan sih gak akan habis2, jadi mendingan bagaimana kalo membahas tentang korupsi saja,

Ya korupsi, kayaknya semua orang sudah sangat akrab dengan kata ini, selain karena sering melihat dan mendengar di media  tentang beberapa orang yang tersangkut kasus korupsi juga karena saat ini pemerintah sedang gencar-gencarnya menerapkan kebijakan anti korupsi,

Aku setuju dengan kebijakan tak pandang bulu yang dilakukan pemerintah (kenapa tak pandang bulu?? karena bulunya besan presiden (eks pejabat BI) aja duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa), walapun dalam kasus ini aku lebih melihatnya dari sudut pandang yang berbeda, masalah ini akan aku bahas di lain waktu,

Memang penyakit masyarakat ini sudah menjadi sebuah kebiasan lumrah yang dinilai wajar atas nama adat ketimuran. (bingung juga..adat ketimuran dan profesionalisme ada kaitannya ya??.. hmmm).

Dan ternyata KPK sebagai lembaga yang ditunjuk presiden menghapuskan korupsi dari muka bumi ini karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan pri keadilan.. lah kok malah jadi kayak Pembukaan UUD 45, telah dan sedang berupaya dengan sungguh memberantas kebiasan lumrah masyarakat ini demi tegaknya moralitas bangsa ..haah bahasa tingkat tinggi neh.

Intinya aku korupsi harus dihapuskan dan dihancurkan sampai ke akar2nya karena korupsi menyebabkan jutaan rakyat menderita karena pada akhirnya secara langsung maupun tidak langsung mereka yang menanggung beban akibat korupsi, utang negara yang menumpuk (ini juga rada aneh, udah ngutang dikorupsi pula) dll.

Dan KPK telah meluncurkan buku saku anti korupsi buat orang2 seperti aku yang every single day nya terlibat dalam masalah pengadaan, walaupun buku ini tidak lengkap banget tapi setidaknya isinya cukup mencerminkan pengetahuan tentang bagaimana dan seperti apa korupsi sebenarnya sehingga kita bisa menghindar bahkan menjauhinya..

Buku ini juga mmemberikan penjelasan berupa matriks bagaimana undang2 dapat menjerat pelaku korupsi,

Wahai para panitia pengadaan, pemegang sertifikasi pengadaan , orang2 yang terlibat pengadaan, PNS dan lain-lain.. Waspadalah.. Waspadalah….???!!!!

untuk mendownloadnya klik disini

Add comment Maret 10, 2009

Watak & tanggal lahir ????!!!

Ini repost dari entah darimana, lupa linknya
Sumbernya juga gak jelas.. tapi just for having fun gak pa pa lah..
Kalo yang ngerasa cocok..itu bukan kesalahan penulis tapi kesalahan tanggal lahir anda kenapa kok bisa cocok..:):)

Try This!!!

1 Januari Mudah tersinggung perasaannya, pemikirannya cerdas dan manis budi bahasanya dan memiliki sifat-sifat aneh dan ada kemungkinan mengembara. Karena sifatnya yang murah hati dan kalau kurang waspada mudah menjadi korban penipuan. ..
2 Januari Mudah menjadi tegang, suka melamun, perasaannya peka dan idealis serta kadang-kadang bersifat melankolik (gampang merasa sedih atau bermuram durja). Dalam bidang pekerjaan yang legal atau halal bisa mencapai sukses. .. (lagi…)

4 comments Maret 6, 2009

Video Yang Gak Mungkin Terjadi..

Ini video cuma 35 detik tapi lumayan bikin ketawa..
Pas banget lagi mimik wajahnya…
Check This Out..

Add comment Maret 6, 2009

Inspiring Movie..(SETAN APA HANTU)

Hari kemarin di mulai oleh rapat dengan Direktorat Keuangan Intern, membahas tentang anggaran investasi tahun 2010 dan optimalisasi anggaran, sebenarnya ini bukan bagian dari tugas ku sebagai pelaksana tapi karena ada keterkaitan dengan pembahasan KBI Gorontalo yang merupakan KBI baru sehingga kami dipandang perlu untuk menghadiri rapat tersebut. Hikmahnya adalah pandangan tentang lembaga jadi lebih WIDE,  ya seperti kata miq Junep (salah satu tokoh sasak yang selalu membawa pecut lewat untaian kata-nya), bahwa kadang kita harus melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda2 sehingga penilaian kita bisa lebih obyektif.  Rapat ini akhirnya selesai juga sekitar jam 12.00,  setelahnya ke masjid lalu makan siang di kantin ADUP (adiupaya)…

Oh ya hari ini bukannya ada pemutaran film Laskar pelangi di Lantai 4 Thamrin, ha.. mesti melihat kembali email yang dikirimkan Humas.. Hmmm acara ini diprakarsai DSDM tujuannya seperti kata Ibu DGS selain untuk melepaskan kepenatan pikiran dan tubuh setelah bekerja  untuk lembaga juga untuk memperat  silaturahmi antar pegawai, maklum lah selama ini kebanyakan pegawai di lembaga tercinta ini tidak setiap hari saling bertemu karena perbedaan gedung dan alasan lainnya. Kadang saling menyapa pun jarang dilakukan .. Tidak seperti di dasanku, dengan siapapun kami bertemu, kami selalu bertegur sapa walaupun kami tidak saling mengenal ..Aku pikir bagus juga idenya..

Ya… Laskar Pelangi,  Kenapa Laskar Pelangi ??? mungkin karena film ini banyak ditonton, salah satu film terbaik Indonesia dan banyak menginspirasi, novel nya juga best seller .. pasti semua tau lah.. “TERALOGI LASKAR PELANGI” karangan Andrea Hirata dan alasan lain yang aku gak bisa sebutin satu persatu…namun sayang film ini tidak aku tonton sampai selesai.. karena mesti pulang ..ada janji mengantar isteri.

Dan adegan demi adegan berlalu seperti membalikkan waktu mengingat kembali pengalaman masa kecilku, lalu sampai pada bagian yang menginspirasi .. .adegan ketika Guru SD PT. PN Timah (Tora Sudiro) membagikan kalkulator pada murid-muridnya untuk belajar berhitung sedangkan Guru SD Muhamadiyah Belitong menyuruh muridnya untuk mengeluarkan lidi.  Iya.. lidi alat berhitungku saat SD  dulu di Teros.. kalo orang Teros menyebutnya SD Inpres……ha..ha..ha.. , dan yang terbayang kemudian adalah ketika pelajaran berhitung (mama–> ini maksudnya matematika) selesai pasti lidinya selalu berkurang entah dua ato tiga, karena teledor mengumpulkan dan merapikan kembali…ini yang aku bilang bagian yang menginspirasi.. kenapa menginspirasi karena :

1. Aku melihat bahwa ilmu itu tidak terbatas, bisa didapatkan bagaimanapun caranya namun yang lebih penting lagi bagaimana memanfaatkannya.

2. Keterbatasan bukan alasan untuk maju dan berkarya, berbuat yang terbaik..banyak orang yang membuktikannya..berapa banyak semeton-semeton di milis KOMUNITAS SASAK  yang memilki keterbatasan namun tidak pernah menyerah pada keadaan dan mereka pun akhirnya membuktikan eksistensi mereka..

3. Jangan putus asa dan menyerah pada keadaan..ini yang selalu di lecutkan miq Junep secara tersirat maupun tersurat..

Dan benar bahwa film ini layak diacungkan 4 inan… 2 inan nae dan 2 inan ime..apalagi di tengah film Indonesia yang isinya cuma hantu dan Setan..(makanya di Indonesia orang2nya banyak yang menakutkan.. mungkin karena kebanyakan nonton film Setan ma Hantu..jadinya pengen nakut2in..halah.. ) Apa yang ada film ini adalah potret dasan kami dan mungkin beribu- ribu dasan lain di indonesia namun menjadi sesuatu yang biasa karena memang begitulah adanya dan kesehariannya.

Semoga semakin banyak film2 lain yang bagus dan berbobot yang memberikan inspirasi buat diri ini dan umumnya untuk bangsa Indonesia.. biar rakyat gak banyak yang jadi Setan dan Hantu…

2 comments Maret 5, 2009

Mangap…

Kejadiannya sekitar seminggu yang lalu saat pulang kantor, baru aja parkir motor, buka sepatu, sandaran di tembok rumah untuk melepas lelah dan penat.

Sejurus kemudian… (ha..ha.. sejurus kemudian) istri datang dan kira2 beginilah pembicaraan diantara kami :

Istri : ” Baru pulang kak ??”
Saya : ” Iya..”, Azra udah maem??”
Istri : ” Udah…, Kak tau gak Dewi Persik ternyata nikah dua kali..??” dia udah nikah siri ma Aldy taher bulan Juni 2008, terus nikah lagi ma si ferry yang dari Belanda bulan Oktober 2008..”
Saya : ” mang tau dari mana ??” (secara gw gak pernah nonton infotainment)
Istri : ” Dari infotainment.., masak nikah dua kali gara2 katanya dia sering di talak ma Aldy..terus gak dikasi nafkah lahir bathin” . Aneh banget ya kak..
Saya : ” Oh…, Terus (jawaban males2an neh)
Istri..: ” Iya tuh.. beritanya lagi rame, setiapo saat dewi persik mulu.. ampe bosen…”
Saya : “kalo bosen jangan diliatin , nonton yang lain aja..”
Istri : ” Abisan gak ada yang diliatin lagi..”
Saya: ” Ya laitin aja ..
Istri : “Kan dalam Islam gak boleh kak Poliandri gitu.. kok mereka bisa gitu ya?? terus pake bawa nama agama lagi..”
Saya :” hooh..” (
istri : ” katanya supaya gak zina…”
Saya : .. …diam sambil mangap..dan berpikir.. (lah kalo nikah gak jelas gtu apa gak zina namanya..)
(kayaknya mesti buka kitab lagi neh)

Pesannya adalah begitu gampangnya artis dan public pigur membawa nama 2 agama untuk melegalkan kepentingannya..
Allah Yang maha Tahu apa yang ada di hati setiao hamba-Nya..

Semoga kami diberikan petunjuk bahwa benar itu adalah benar agar kami dapat menguikutinya…

10 comments Maret 3, 2009

Menggugat Asumsi Rasionalitas

“Sungguh manusia adalah ciptaan yang luar biasa!” demikian penggalan karya Shakespeare dalam ”Hamlet” yang dikutip oleh penulis di bab pertama buku ini. Lirik tersebut kemudian dilanjutkan dengan puji-pujian Shakespeare tentang kemampuan fisik dan olah pikir manusia yang sempurna. Tapi benarkah demikian?

Selama beratus-ratus tahun, ilmu ekonomi dibangun atas dasar asumsi bahwa manusia berpikir secara rasional dan mampu mengambil keputusan yang rasional. Bila dihadapkan pada sejumlah pilihan (ilmu ekonomi pada dasarnya adalah ilmu melakukan pilihan), manusia diasumsikan mampu menghitung keuntungan dan kerugian dari setiap pilihan lalu menjatuhkan pilihan yang terbaik bagi dirinya, yaitu yang memberi keuntungan maksimal.

Buku ini berangkat dari keyakinan sang penulis bahwa manusia sesungguhnya justru berpikir secara tidak rasional (irrational), berlawanan dengan asumsi rasionalitas yang selalu digunakan dalam analisis ekonomi konvensional. Penulis juga berkeyakinan bahwa ketidakrasionalan daya pikir manusia tersebut sebenarnya terjadi berulang-ulang sehingga dapat diperkirakan (predictable).

Dan Ariely, penulis buku ini, adalah profesor dari MIT di bidang behavioral economics, suatu cabang ilmu ekonomi yang mengawinkan ilmu ekonomi dan ilmu psikologi. Behavioral economics mencoba menguak apa yang sebenarnya terjadi di alam pikiran manusia ketika ia melakukan pilihan-pilihan dalam hidup. Ilmu behavioral economics tidak menerima begitu saja asumsi rasionalitas yang dipakai oleh ilmu ekonomi konvensional, dan inilah yang menjadi daya tarik utama buku ini. Di balik kesempurnaan akal pikir yang dimilikinya, ternyata manusia melakukan “kesalahan-kesalahan” ketika mengambil suatu keputusan (paradox of human judgment).

Kita akan sering tersenyum mengiyakan temuan-temuan yang diungkap dalam 13 bab buku ini. Kita seolah-olah ditelanjangi habis-habisan oleh penulis dan dipaksa mengakui betapa tidak rasionalnya diri ini. Membaca buku ini ibarat melihat cermin besar dibentangkan di muka kita sendiri.

Pada akhir setiap bab, kita akan berhenti sejenak dan merenung tentang diri kita masing-masing. Apakah memang daya pikir kita selemah itu sehingga mudah “tertipu”? Apakah benar bahwa otak kita berpikir secara tidak rasional? Parahnya lagi, apakah benar irasionalitas kita itu terjadi berulang-ulang sehingga menjadi sesuatu yang sistematis?

Kekuatan lain buku ini adalah gaya penulisannya yang lugas dan membumi. Meskipun dirinya adalah seorang profesor ekonomi (yang kerap dianggap sebagai profesi yang kaku dan serius), penulis dengan lincah bermain kata-kata dan menyelipkan humor dalam tulisan-tulisannya. Selain itu, setiap bab disajikan secara terpisah sehingga kita bisa memilih untuk memulai membaca dari bab mana pun yang kita sukai dan tidak perlu mengingat-ingat kaitan suatu bab dengan bab lain. Namun demikian, seluruh bab pada buku ini terikat pada satu tema utama: irasionalitas cara berpikir manusia.

Sedemikian mudahnya membaca buku ini, pembaca mungkin akan lupa bahwa setiap bab buku ini sesungguhnya dibangun atas eksperimen penulis di kehidupan nyata. Eksperimen-eksperimen ini terkadang “nyentrik” seperti juga ide-ide penulis yang “liar” berkelana mencari jawaban atas perilaku manusia yang irasional. Bagi pembaca yang berminat pada aspek akademis dari buku ini, pada bagian akhir disediakan rujukan ilmiah berupa daftar jurnal dan paper yang menjadi dasar empiris penulisan setiap bab buku ini (hal 260).

Memanfaatkan irasionalitas

Lalu apa manfaat membaca buku ini? Selain untuk hiburan pribadi (pembaca dijamin tersenyum geli menertawakan kebodohannya sendiri ditelanjangi), buku ini sebenarnya mengandung pelajaran penting bagi para pembacanya, baik sebagai individu dalam kehidupan sehari-hari maupun sebagai pembuat kebijakan di lingkungan bisnis dan pemerintahan.

Sebagai contoh, Bab 1 yang berjudul ”The Truth about Relativity”, menunjukkan bagaimana toko elektronik mengelabui otak kita dengan teknik framing. Pemilik toko biasanya memajang berbagai TV dengan merek, ukuran, dan harga yang berbeda, secara berdekatan pada satu deret sedemikian rupa sehingga otak kita diarahkan untuk memilih TV tertentu yang memang sudah direncanakan oleh pemilik toko. Sejumlah TV lain yang dipasang di kiri dan kanan TV yang menjadi “target” tadi hanyalah berfungsi sebagai pengecoh (decoy) (hal 1).

Pemilik toko tersebut dengan cerdas memanfaatkan kelemahan otak manusia yang tidak mampu melakukan perbandingan secara obyektif dan cenderung melihat sesuatu secara relatif. Berbekal pengetahuan tersebut, pemilik toko bisa memaksimalkan keuntungannya dengan memasang harga tinggi pada TV yang memang menjadi “target” penjualannya. Sebagai konsumen, pemahaman tentang cara kerja otak yang irasional tadi bisa menyelamatkan kita dari “jebakan” yang dipasang pemilik toko.

Contoh lain adalah Bab 3 yang berjudul ”The Cost of Zero Cost”, yang membuktikan bahwa manusia memberi respons yang tidak rasional kepada barang “gratisan” (hal 49). Kita umumnya merasa barang gratis sebagai anugerah luar biasa yang tidak boleh dilewatkan. Beberapa di antara kita bahkan sampai merasa “rugi” bila tidak memanfaatkan barang gratis tersebut.

Pemasar yang jeli kemudian memanfaatkan irasionalitas kita ini dengan memberi voucher belanja gratis (yang bernilai kecil) asalkan kita mau berbelanja di tokonya dalam jumlah besar. Tak jarang kita kemudian berbelanja sesuatu yang tidak direncanakan sebelumnya (dan dalam jumlah yang besar) hanya karena merasa sayang melewatkan voucher belanja gratis tadi. Setelah membaca buku ini, mungkin kita perlu berpikir berkali-kali sebelum tergoda oleh voucher belanja gratis.

Topik menarik lain yang dikupas oleh buku ini adalah efek plasebo (placebo effect) yang selama ini sudah menjadi perdebatan panjang di kalangan medis. Dalam uraiannya di Bab 10 ”The Power of Price” (halaman 173), penulis dengan kreatif memasukkan unsur harga dalam eksperimen pemberian obat sakit kepala (painkiller). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa lebih banyak pasien yang sembuh ketika diberi obat seharga 2,50 dollar dibandingkan obat seharga 10 sen dollar meskipun kedua obat ini sebenarnya sama dan hanya berbeda label harganya.

Produsen obat yang cerdas tentu akan memperhitungkan irasionalitas daya pikir manusia ini dalam menetapkan harga produknya (pricing strategy) sehingga dapat meraup keuntungan sebesar-besarnya. Bagi kita selaku konsumen, ada baiknya untuk berhati-hati ketika memilih obat atau jasa layanan medis. Our mind is playing trick on us!

Bahasa populer

Buku ini menambah panjang daftar buku-buku ekonomi yang ditampilkan secara “ngepop”. Sebut saja, Undercover Economist, The Tipping Point, The Wisdom of Crowds, dan tentu saja yang paling fenomenal adalah Freakonomics. Tren yang muncul beberapa tahun terakhir ini mampu menghadirkan sisi lain ilmu ekonomi yang selama ini dianggap rumit, mengawang-awang, dan membosankan. Makin banyak publik yang tertarik dengan ilmu ekonomi setelah tahu bahwa ilmu ekonomi juga bisa menjadi hal yang menyenangkan untuk dipelajari. Konsep-konsep ekonomi ternyata begitu dekat dengan kehidupan kita sehari-hari dan bukan hanya konsumsi para pejabat pemerintah di rapat kabinet. Para dosen ekonomi mungkin perlu menjadikan buku-buku semacam ini sebagai pelengkap bahan ajar di samping textbook berisi rumus dan teorema yang membuat dahi mengerut ketika membacanya.

Agak sulit untuk menemukan cela pada buku ini. Tema yang diangkat sangat unik dan menarik, bahasa yang digunakan lugas sehingga mudah dicerna, dan penampilan bukunya pun nyaris sempurna. Namun demikian, bagi para penganut ilmu ekonomi mainstream, buku ini bisa jadi dianggap sebagai sebuah penjelasan fenomena ekonomi yang terlalu sederhana. Studi yang dilakukan sangat terbatas (semua eksperimen dilakukan di lingkungan kampus di Amerika Serikat dengan responden mahasiswa MIT dan Duke University) sehingga tidak bisa disimpulkan sebagai perilaku manusia pada umumnya. Eksperimen yang dilakukan belum memperhitungkan keragaman budaya dan nilai-nilai sosial yang ada di masyarakat.

Terlepas dari kekurangan academic rigor tersebut (yang sering menjadi pakem wajib dalam penelitian ilmu ekonomi), buku ini layak dikoleksi oleh Anda yang memiliki minat pada ilmu ekonomi. Pemahaman Anda tentang ilmu ekonomi yang konvensional mungkin perlu disempurnakan karena ternyata banyak hal tidak rasional yang menjadi dasar perilaku manusia. Bagi Anda yang sekadar membutuhkan bacaan menghibur, Anda akan tertawa bersama buku ini menyadari betapa “bodohnya” otak kita.

Link asli disini

Add comment Maret 3, 2009

Kontrak Drafting & Advokasi Hukum Terhadap Panitia Pengadaan Barang /Jasa & Kepala Biro, Pimpinan dari Ancaman Korupsi

Tulisan hasil laporan PMK untuk Proses Perancangan Kontrak terutama buat teman- teman yang sering berkutat dengan pengadaan. Gimana caranya buat kontrak yang sah dan terhindar dari kemungkinan jeratan hukum.

“Perancangan Kontrak”

Perancangan Kontrak (Contract Drafting) tidak sama dengan Hukum Perjanjian (Law of Contract). Dalam perancangan kontrak adalah bagaimana kita mewujudkan aspirasi dalam bahasa hukum sehingga kata demi kata dan kalimat yang tertuang dapat dibuktikan di mata hukum atau persidangan. Kalimat yang tertuang jangan berupa kalimat yang ambigu, tidak jelas, tidak limitatif, dan tidak tegas. Hal yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana cara mengamankan dengan baik, hak dan kewajiban masing-masing pihak,tidak melanggar ketentuan dan peraturan yang berlaku. Anatomi Kontrak terdiri dari:

1. bagian Pendahuluan – sub bag pembuka berisi kata pembuka, termasuk penyingkatan judul perjanjian dan tanggal perjanjian. – sub bagian pencantuman identitas para pihak berisi elaborasi dari pihak yang mengikatkan diri pada perjanjian. – sub bagian Penjelasan berisi penjelasan mengapa para pihak membuat perjanjian.

2.ISI a. Klausula Definisi mengatur tentang berbagai definisi interpretasi maupun konstruksi dalam perjanjian (untuk menghidnari salah tafsir) b. Klausula Transaksi menterjemahkan transaksi c. Klausula Spesifik mengatur spesifikasi Barang dan/atau Jasa yang dibutuhkan. d. Klausula Ketentuan Umum

3. Penyelesaian Sengketa Dalam pemerintah yaitu harus di dalam negeri dan sesuai hukum Indonesia.

4. Lampiran Yang harus kita telaah yaitu Isi di klausula transaksi dan klausula spesifik.

” Perjanjian/Kontrak”

1. Pengertian Perjanjian adalah suatu ikatan atau hubungan hukum mengenai benda-benda (barang) atau kebendaan (jasa) antara dua pihak atau lebih, dimana para pihak tersebut saling berjanji atau dianggap saling berjanji untuk melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu.

2. Unsur-unsur Perjanjian/Kontrak

3. jenis Perjanjian Pengadaan

” Pengadaan B/J Pemerintah”

Tujuan Pengadaan dilaksanakan efektif, efisien dengan prinsip persaingan sehat, transparan, terbuka dan perlakuan yang adil bagi semua pihak serta bermanfaat. Perlu dilakukan analisis kebutuhan atau kalau sesuai ketentuan MLBI disebut profiling.

Add comment Maret 3, 2009

Previous Posts


 

November 2009
M S S R K J S
« Jul    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Arsip

Link Berita

Nice Blog

Semeton Sasak

Meta

Tulisan Terakhir

Kategori

RSS Kantor Berita Sasak

Ongkat Semeton

Qhuznul di Bondan Prakoso Feat Fade 2 Bla…
dhianofie di LAGU KENANGAN….
Jati di Watak & tanggal lahir…
Nastran di KanakTeros
riv di Stimulus = Still Mules..
Islamic Institute Fo… di KanakTeros
kanakteros (Nazar) di Sudah Tepatkah Sistem Nilai Tu…
Opik di Sudah Tepatkah Sistem Nilai Tu…
kanakteros di Sudah Tepatkah Sistem Nilai Tu…
lmjaelani di Sudah Tepatkah Sistem Nilai Tu…

Tulisan Teratas

Disini Udah Ada

IP

Sasak