Belajar Menjadi Ter Tanpa Me

Oktober 21, 2011 at 5:41 pm Tinggalkan komentar

Hari – hari adalah bagian dari pembelajaran dalam hidup saya, belajar dari apa yang ada disekeliling atau belajar dari membaca tulisan positif dari beberapa blog yang bagus.

Salah satunya adalah blog dari Bang Jamil Azzaini, salah satu motivator yang memulai hidup dari bawah dan kemudian menjadi salah satu motivator sukses. Salah satu tulisan beliau yang membuat saya mengalami proses pembelajaran adalah tulisan tentang menjadi Ter Tanpa Me.

Menjadi terbaik adalah salah satu cara untuk maju, berikut cara untuk berkembang dan menjadi pribadi yang sukses. Berusaha dan menjadi yang terbaik akan membuat kita tidak menjadi manusia rata – rata.  Dalam segala hal menjadi terbaik adalah hal yang harus dilakukan agar kita tidak cepat berpuas diri terhadap apa yang kita capai.

Namun menjadi terbaik harus dilakukan dengan ikhlas tanpa pamrih, tanpa pretensi dan persepsi tanpa Me-ngharapkan dipuji atau di hitung apa yang kita lakukan. Menjadi terbaik akan lebih baik tanpa Me-rendahkan orang lain, menjadi terbaik adalah paling baik tanpa menjadi tidak baik karena Me-njatuhkan orang lain, Me- nyikut orang lain dan Me- minta dipuja dan dipuji.

Allahu akbar… Subhanallah betapa pelajaran ini seperti petunjuk, sepertinya biasa- biasa saja bagi orang yang tidak mengambil pelajaran dan hikmah, menganggap hal yang biasa apa yang disampaikan Ustad Jamil, karena mungkin sudah berulang kali kita dengar dan kita dengar dalam ceramah, pidato dan lain – lain. Apa yang beliau sampaikan dalam tulisannya hari ini menyentuh relung hati dan menohok semacam pemicu yang mengingatkan kembali untuk tunduk dan merenung.

Apa yang beliau sampaikan menjadi pengingat bahwa apapun yang kita lakukan to be the best seharusnya tidak menyebabkan kita menjadi pribadi yang buruk dan Me-nyebalkan.

Apa yang kita alami dalam pekerjaan atau kehidupan sosial sering tidak lepas dari gesekan dan persaingan untuk menjadi yang terbaik. Namun belajar dari apa yang disampaikan oleh Ustad Jamil, bahwa menjadi yang terbaik tidak harus Me-ngorbankan orang lain, tidak mesti Me-nyakiti orang lain, tidak harus Me-ngharap puja dan puji. Jika kita berbuat yang terbaik dan melakukan yang terbaik, pada waktunya apa yang kita lakukan akan terlihat dan merepresentasikan diri kita, dan semuanya akan terlihat tanpa harus Me- muji diri sendiri dan Me-mbicarakan kebaikan diri sendiri.

Allah tidak buta dan tuli, tentu Dia Yang Maha Kuasa akan menunjukkan yang terbaik untuk kita jika berusaha dan terus berikhtiar untuk menjadi terbaik.
Semoga Allah selalu membimbing kita menjadi yang Ter  Tanpa Me.

Entry filed under: Cinta.

UPGRADE BB BOLD 9780 DAN BB BOLD 9000 Belajar lah Dari Kesalahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Oktober 2011
M S S R K J S
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Tulisan Terakhir

RSS Kantor Berita Sasak

Disini Udah Ada

IP

Sasak


%d blogger menyukai ini: