Kontrak Drafting & Advokasi Hukum Terhadap Panitia Pengadaan Barang /Jasa & Kepala Biro, Pimpinan dari Ancaman Korupsi

Maret 3, 2009 at 2:10 am Tinggalkan komentar

Tulisan hasil laporan PMK untuk Proses Perancangan Kontrak terutama buat teman- teman yang sering berkutat dengan pengadaan. Gimana caranya buat kontrak yang sah dan terhindar dari kemungkinan jeratan hukum.

“Perancangan Kontrak”

Perancangan Kontrak (Contract Drafting) tidak sama dengan Hukum Perjanjian (Law of Contract). Dalam perancangan kontrak adalah bagaimana kita mewujudkan aspirasi dalam bahasa hukum sehingga kata demi kata dan kalimat yang tertuang dapat dibuktikan di mata hukum atau persidangan. Kalimat yang tertuang jangan berupa kalimat yang ambigu, tidak jelas, tidak limitatif, dan tidak tegas. Hal yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana cara mengamankan dengan baik, hak dan kewajiban masing-masing pihak,tidak melanggar ketentuan dan peraturan yang berlaku. Anatomi Kontrak terdiri dari:

1. bagian Pendahuluan – sub bag pembuka berisi kata pembuka, termasuk penyingkatan judul perjanjian dan tanggal perjanjian. – sub bagian pencantuman identitas para pihak berisi elaborasi dari pihak yang mengikatkan diri pada perjanjian. – sub bagian Penjelasan berisi penjelasan mengapa para pihak membuat perjanjian.

2.ISI a. Klausula Definisi mengatur tentang berbagai definisi interpretasi maupun konstruksi dalam perjanjian (untuk menghidnari salah tafsir) b. Klausula Transaksi menterjemahkan transaksi c. Klausula Spesifik mengatur spesifikasi Barang dan/atau Jasa yang dibutuhkan. d. Klausula Ketentuan Umum

3. Penyelesaian Sengketa Dalam pemerintah yaitu harus di dalam negeri dan sesuai hukum Indonesia.

4. Lampiran Yang harus kita telaah yaitu Isi di klausula transaksi dan klausula spesifik.

” Perjanjian/Kontrak”

1. Pengertian Perjanjian adalah suatu ikatan atau hubungan hukum mengenai benda-benda (barang) atau kebendaan (jasa) antara dua pihak atau lebih, dimana para pihak tersebut saling berjanji atau dianggap saling berjanji untuk melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu.

2. Unsur-unsur Perjanjian/Kontrak

3. jenis Perjanjian Pengadaan

” Pengadaan B/J Pemerintah”

Tujuan Pengadaan dilaksanakan efektif, efisien dengan prinsip persaingan sehat, transparan, terbuka dan perlakuan yang adil bagi semua pihak serta bermanfaat. Perlu dilakukan analisis kebutuhan atau kalau sesuai ketentuan MLBI disebut profiling.

Entry filed under: Logistik.

Dave Matthews Band Menggugat Asumsi Rasionalitas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Maret 2009
M S S R K J S
« Jun   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Tulisan Terakhir

RSS Kantor Berita Sasak

Disini Udah Ada

IP

Sasak


%d blogger menyukai ini: