Archive for Mei, 2008

Lima Wasiat Abu Bakar

Sahabat Rasul SAW, Abu Bakar Ash-Shiddiq, berkata,
”Kegelapan itu ada lima dan pelitanya pun ada lima. Jika tidak waspada,
lima kegelapan itu akan menyesatkan dan memerosokkan kita ke dalam
panasnya api neraka. Tetapi, barangsiapa teguh memegang lima pelita itu
maka ia akan selamat di dunia dan akhirat.”

Kegelapan pertama adalah cinta dunia (hubb al-dunya). Rasulullah bersabda,
”Cinta dunia adalah biang segala kesalahan.” (HR Baihaqi). Manusia yang
berorientasi duniawi, ia akan melegalkan segala cara untuk meraih
keinginannya. Untuk memeranginya, Abu Bakar memberikan pelita berupa taqwa
. Dengan taqwa, manusia lebih terarah secara positif menuju jalan Allah,
yakni jalan kebenaran.

Kedua, berbuat dosa. Kegelapan ini akan tercerahkan oleh taubat nashuha
(tobat yang sungguh-sungguh) . Rasulullah bersabda, ”Sesungguhnya bila
seorang hamba melakukan dosa satu kali, di dalam hatinya timbul satu titik
noda. Apabila ia berhenti dari berbuat dosa dan memohon ampun serta
bertobat, maka bersihlah hatinya. Jika ia kembali berbuat dosa, bertambah
hitamlah titik nodanya itu sampai memenuhi hatinya.” (HR Ahmad). Inilah
al-roon (penutup hati) sebagaimana disebutkan dalam QS Al-Muthaffifin (83)
ayat 14.

Ketiga, kegelapan kubur akan benderang dengan adanya siraj (lampu
penerang) berupa bacaan laa ilaaha illallah, Muhammad Rasulullah. Sabda
Nabi SAW, ”Barangsiapa membaca dengan ikhlas kalimat laa ilaaha illallah,
ia akan masuk surga.” Para sahabat bertanya, ”Wahai Rasulallah, apa
wujud keikhlasannya? ” Beliau menjawab, ”Kalimat tersebut dapat mencegah
dari segala sesuatu yang diharamkan Allah kepada kalian.”

Keempat, alam akhirat sangatlah gelap. Untuk meneranginya, manusia harus
memperbanyak amal shaleh. QS Al-Bayyinah (98) ayat 7-8 menyebutkan, orang
yang beramal shaleh adalah sebaik-baik makhluk, dan balasan bagi mereka
adalah surga ‘Adn. Mereka kekal di dalamnya.

Kegelapan kelima adalah shirath (jembatan penyeberangan di atas neraka)
dan yaqin adalah penerangnya. Yaitu, meyakini dan membenarkan dengan
sepenuh hati segala hal yang gaib, termasuk kehidupan setelah mati. Dengan
keyakinan itu, kita akan lebih aktif mempersiapkan bekal sebanyak mungkin
menuju alam abadi (akhirat).

Demikian lima wasiat Abu Bakar. Semoga kita termasuk pemegang kuat lima
pelita itu, sehingga dapat menyibak kegelapan dan mengantarkan kita ke
kebahagiaan abadi di surga.

Add comment Mei 5, 2008


 

Mei 2008
M S S R K J S
    Jun »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Arsip

Link Berita

Nice Blog

Semeton Sasak

Meta

Tulisan Terakhir

Kategori

RSS Kantor Berita Sasak

Ongkat Semeton

Qhuznul di Bondan Prakoso Feat Fade 2 Bla…
dhianofie di LAGU KENANGAN….
Jati di Watak & tanggal lahir…
Nastran di KanakTeros
riv di Stimulus = Still Mules..
Islamic Institute Fo… di KanakTeros
kanakteros (Nazar) di Sudah Tepatkah Sistem Nilai Tu…
Opik di Sudah Tepatkah Sistem Nilai Tu…
kanakteros di Sudah Tepatkah Sistem Nilai Tu…
lmjaelani di Sudah Tepatkah Sistem Nilai Tu…

Tulisan Teratas

Disini Udah Ada

IP

Sasak